Surabaya (05/04/26) - Menjaga amanah dan keberlanjutan dedikasi lembaga merupakan prioritas utama Pesantren Anak Yatim Al-Bisri. Hal ini diwujudkan melalui penguatan manajemen yang bersih dan penuh tanggung jawab.
Semangat profesionalisme menjadi landasan utama dalam Rapat Koordinasi Musyawarah Perumusan Peraturan pengelolaan dan Standar Operasional Prosedur yang diselenggarakan pada Minggu (05/04/2026). Bertempat di Aula Pesantren, agenda ini dihadiri oleh jajaran pengurus pesantren, para alumni, dan perwakilan santri senior. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyusun pedoman pengelolaan yang tertib, terbuka, dan akuntabel demi masa depan santri, sebagai subjek aktif penerima layanan.
Membangun Sistem yang Transparan dan Profesional
Pertemuan ini memfokuskan pada penajaman draf standar operasional yang telah dibagikan dan dipelajari peserta sebelumnya. Hasilnya, disepakati arah kebijakan baru yang lebih efektif dan berorientasi pada kualitas pendidikan. Melalui sistem tata kelola yang dirumuskan secara kolektif ini, Pesantren Al-Bisri menjamin penyaluran amanah donatur yang lebih transparan, profesional, dan berdampak nyata bagi santri.
Harapan dan Langkah ke Depan
Melalui sistem yang terstruktur, Pesantren Anak Yatim Al-Bisri bertekad meningkatkan kualitas pengabdiannya dalam mencetak generasi yatim yang berakhlak mulia serta mandiri. Semoga langkah ini menjadi wasilah kebaikan yang berkelanjutan.
Mari kita terus menjaga kebersamaan demi terciptanya manajemen pesantren yang unggul, profesional, dan penuh berkah.